Think Creative
KuliahBundaSayang IIP – Game Level 9
Tantangan #DayKe_2

Cara Kreatif Membuat Lotek Bandung

Lotek. Sebagai orang Sunda, pasti kangen sama yang namanya lotek khas Sunda. Apalagi pas lagi di perantauan. Iya, kan? pasti deeh itu mah, moal salah deui he he he.

Sejak tinggal di Jakarta sampe Bintaro saya masih belum nemu penjual lotek Sunda dan kupat tahu khas Sunda, palingan nemunya gado-gado, meski banyak yang bilang bumbunya sama-sama bumbu kacang, tapi di lidah saya mah rasanya beda. hehe.

Karena saking kangennya, akhirnya saya memutuskan untuk membuatnya sendiri hari ini dengan modal nekat dan kreativitas, he he he. 😀

Berhubung kalau mengikuti resep dari mbak google seringnya gak pas di lidah saya, akhirnya saya lebih banyak eksperimen sendiri, apapun masakannya. Parameternya ya lidah sendiri dan pak suami he he he. Yang penting saya harus tahu terlebih dahulu apa bumbu dasarnya. Soal komposisi, saya lebih prefer ngukur pake lidah sendiri, langsung.

So, menu untuk makan siang hari ini adalah L O T E K. yummy! 😀

Makan siangku – lotek lembut dan pedas. Nyam! Mau? He he  (Photo by Zielusiana)

Oh hey! Ternyata saya gak punya panci pengukus ataupun steamer canggih. Maklum belum sempat beli-beli perabotan lengkap. Saya cuma punya panci kecil. He he

Hmm kira-kira alat apa ya yang bisa saya pakai untuk mengakali proses ngukus sayuran  lotek ini?

Aha! ada saringan besar. Bagaimana kalau saya pakai saja saringannya untuk ngukus sayuran? Dan karena lubangnya sangat banyak dan jaraknya sangat tipis, kayaknya si sayurannya bisa lebih cepat matang deh. *iya gituh? he he he

Mayan kan, ini salah satu metode kreatif bernama Re-aplikasi. 😀

O iya, saya juga gak punya ulekan, euy! Jadi bikin bumbu loteknya gak bisa manual kayak lotek Sunda yang tradisional itu.

Bagaimana kalau saya coba pake blender saja? Kebetulan saya juga lebih suka bumbu yang halus dan hasil blender bisa lebih rata dan halus.

Sulit gak bikinnya? Gampil, jigana mah! Hayuk atuh urang cobian. Cus ke dapur, Jeng!

Resep Lotek Bandung

Resep ini saya buat untuk dua porsi orang dewasa.

Bahan :

  • Kangkung 1 ikat dipotong-potong lalu dicuci – tiriskan
  • Kol 1/4 diiris tipis lalu dicuci – tiriskan
  • Tauge 1/4 dicuci – tiriskan
  • Air untuk mengukus
  • Air minum matang (panas) secukupnya untuk mengencerkan bumbu

Bumbu :

Bahan bumbu pecel (Photo by Zielusiana)
  • Sambal kacang (pecel) kemasan 1 bungkus – di potong kecil-kecil (Ini mah biar praktis, karena saya gak begitu sabar kalau harus bikin printilan dari kacang mentah atau sangrai dan teman-temannya he he he)
  • Gula merah secukupnya – diiris
  • Rawit merah 5 buah atau sesuai selera – cuci bersih
  • Bawang merah – 10 siung – dikupas
  • Bawang putih – 4 siung – dikupas
  • Kentang 1/2 buah dibelah 3 – cuci bersih
  • Garam secukupnya

Alat :

  • Panci untuk mengukus/steamer/apapun yang bisa dipakai mengukus
  • Saringan kawat (Biasanya saya gunakan untuk meniriskan bahan yg digoreng), disini saya gunakan untuk alas mengukus sayuran
  • Ulekan atau Blender (Saya memakai blender)

Cara Mengolah Bahan :

  1. Siapkan panci dan isi air secukupnya untuk mengukus
  2. Masukan kentang yang sudah dicuci bersih ke dalam panci tersebut
  3. Letakan saringan diatas panci
  4. Isi saringan dengan sayuran yang matang lebih lama terlebih dahulu (Urutan: kol, kangkung, tauge)
  5. Tutup panci dengan penutupnya
  6. Didihkan air hingga semua sayuran matang (kentang akan ikut matang juga di bawah sana)
  7. Sisihkan sayuran matang ke dalam piring bersih
  8. Ambil kentang, kupas dan potong kecil untuk diolah di blender, sisihkan.
Mengukus bahan lotek dengan panci dan saringan kawat (Photo by Zielusiana)
Kol dan tauge yang sudah matang dikukus (Photo by Zielusiana)
Kangkung yang sudah matang dikukus (Photo by Zielusiana)

Membuat Bumbu Lotek :

  1. Siapkan blender bersih untuk menghaluskan bumbu
  2. Blender terlebih dahulu bumbu dasar ini : rawit, bawang merah, bawang putih hingga cukup terpotong rata tapi tidak begitu halus
  3. Masukan bumbu pecel yang sudah dipotong kecil-kecil dan gula merah ke dalam blender isi bawang dan rawit, lalu blender hingga halus. (Jika gelas blender tidak cukup menampung langsung semua bumbu, buat 2 batch saja, nanti bisa di aduk di mangkuk setelah semua bumbu halus)
  4. Masukan potongan kentang lalu blender lagi hingga menyatu, beri air sedikit demi sedikit hingga kental seperti pasta
  5. Cek rasa, jika kurang asin, tambahkan garam, atau kurang manis maka tambahkan gula merah lagi hingga rasa pas di lidah. Blender sebentar atau cukup aduk rata.
  6. Tuangkan bumbu ke dalam mangkuk dan siap dicampur dengan sayuran kukus.

Oia, hasil bumbunya banyak loh, ada sisa banyak dan bisa dipake untuk cocolan gorengan, cireng, bakwan, gehu.. aah enak! 😀 oh bisa juga untuk bumbu cilok.

Bumbu yang pertama kali diblender: bawang merah-bawang putih dan rawit (Photo by Zielusiana)
Bumbu kacang pecel dipotong-potong kecil menggunakan tangan sebelum dimasukan ke blender (Photo by Zielusiana)
Hasil blenderan bumbu yang cukup halus dan kental seperti pasta. Jika suka yang lebih halus, silahkan bisa diblender lagi sampai mencapai kehalusan yang diinginkan. (Photo by Zielusiana)
Hasil sayuran yang telah dicampur bumbu dan siap disantap bersama kerupuk dan taburan bawang goreng. (Photo by Zielusiana)
Yuk! mari makaan.. Met makan siang man teman! Eh, kok kerupuknya ilang! He he he

Selamat belajar berpikir kreatif..
Have a great day,

Write A Comment